Selasa, 04 Agustus 2015

NKI. 6. MATAHARI JIWAKU JURUSELAMAT

NKI. 6. MATAHARI JIWAKU JURUSELAMAT
(Sun of My Soul)

Matahari jiwa Jurus`lamat
Tiada g`lap bila Engkau dekat
Kiranya tak awan dunia
Samarkan wajah yang mulia

Bila air mataku berlinang
Membasahi mataku yang penat
B`rilah rasa manis sedap
Pada dada Jurus`lamat

Tinggallah dekat setiap masa
Di luar-Mu ku tak mau hiduplah
Tinggal bila malam tiba
Tiada Hu akau takutlah

Berkatilah kami dari pagi
Seb`lumnya kami mengangkat kaki
Sehingga oleh kasih-Mu
Kami masuk rumah kekal


NKI. 5. YA, YESUS KALAU KUKENANG

NKI. 5. YA, YESUS KALAU KUKENANG
(Jesus, the Very Thought of Thee)

Ya, Yesus kalau kukenang
Nama-Mu yang merdu
Hati jiwaku bersenang
Merindu pada-Mu

Tiada satu bunyian
Semanis nama-Mu
Engkaulah saja, Pohon T'rang
Pancaran hidupku

Engkaulah pengharapanku
Penolong yang benar
Sesungguh besarlah cinta-Mu
Ku s'lalu bergemar.

NKI.4. MERDULAH NAMA TUHANKU

NKI.4. MERDULAH NAMA TUHANKU
(How Sweet the Name of Jesus Saunds)

Merdulah nama Tuhanku
Pada pendengaran
Kesusahanku oleh-Nya
Lekas dihilangkan

Nama itu menyembuhkan
Hatiku yang luka
Jiwa lapar dikenyangkan
Dengan manna surga

Nama itulah batuku
Tempatku yang tegap
Di situ aku dapatkan
Perhentian sedap

Bagiku Yesuslah s`kalian
Tiada lain dib`ri
Tuhanlah Hidup
Dan Jalan, nama-Nya kupuji

NKI. 3a. MARILAH, RAJA YANG BERKUASA

NKI. 3a. MARILAH, RAJA YANG BERKUASA
(Come, Thou Almighty King)

Raja Mahakuasa marikah tolong kita
Berbaktilah Bapa yang mulia
Yang b`ri kita menang
Marilah p`rintahkan selamanya

Kalam yang terjelma
marilah dengar kita
Sembahyanglah berkati sidang-Mu
T`rangkanlah firman-Mu
Turunlah Roh Kudus atas kami

Penghibur yang suci marilah, b`rilah saksi
Pada dunia b`rilah kekuatan
G`rakkanlah hati s`kalian
Tinggal serta kami ya, Roh kudus

Ya,  Allah yang esa
yang tiga oknum-Nya
Kepada-Mu kita b`ri pujian
Dalam kemulian
Selama-lamanya menyembahlah


NKI. 3. MARILAH, RAJA YANG BERKUASA

NKI. 3. MARILAH, RAJA YANG BERKUASA
(Come, Thou Almighty King)

Ya Khalik semesta
umat-Mu tolonglah
Memuji-Mu  Bapa yang mulia
Kau Raja dunia,
Kami sujud sembah kepada-Mu

Firman dan Putera sudi dengarkanlah
Yang berseru b`rilah karunia
Sabda-Mu jadilah,
Engkau sucikanlah jemaat-Mu.

Datang ya Roh Kudus
di dalam kami t`rus
Bersaksilah dengan kuasa-Mu
Rajai umat-Mu,
B`ri sukacita-Mu tinggal serta.

Ya Allah yang esa,
t`rima selamanya
Puji syukur Yang Mahamulia
B`ri kami yang rendah
Di dalam t`rang baka memuji-Mu.


NKI. 2a. SEMBAHLAH KEPADA RAJA

NKI. 2a. SEMBAHLAH KEPADA RAJA

Sembahlah raja yang Mahamulia
Puji kasih-Nya yang amat indah
Penolong, Perisai, dan Panglima p’rang
Allah raja kami yang s’lalu menang

Sebutkanlah kuasa Allah Tuhan
Nyanyikan anug`rah yang dib`rikan
Ia pem`lihara dan Pohon S`lamat
Yang amat mengasihi orang sesat

Setialah Allah Bapa kami
Malak yang di surga  pun memuji
Mahluk yang rendah patut memb`ri hormat
Dan sembahlah Dia yang Pohon Rahmat


NKI. 2. SEMBAHLAH KEPADA RAJA

NKI. 2. SEMBAHLAH KEPADA RAJA

Hai mari sembah yang maha besar
Nyanyikanlah syukur dengan bergemar
Perisai umat-Nya yang Mahaesa
Mulia nama-Nya takhta-Nya megah

Masyurkanlah t’rus kuasa rahmat-Nya
Angkasa dan t’rang itu sandang-Nya
Gemuruh suara-Nya di awan kelam
Dan badai sayap-Nya bertiup kencang

Pengasihan-Mu tiada taranya
Udara dan t’rang memancarkan-Nya
Lembah dan bukit pun melukiskan
Tetesan embun dan air hujan sejuk 

NKI. 1. SUCI, SUCI, SUCI

NKI. 1. SUCI, SUCI, SUCI

Suci, suci, suci, 
Allah Mahatinggi
Pada siang dan malam 
ku b’ri pujian
Suci, suci, suci, 
Arrahman, Arrahim
Allah Tritunggal 
yang Mahakuasa


Suci, suci, suci, segenap tunduklah
B’rikanlah ibadat kepada Tuhanmu
Yang saleh dan m’laikat
segenap tunduklah
Sembahlah Allah s’lama-lamanya.

Suci, suci, suci,
meskipun sekarang
Wajah-Mu tak terpandang
 sebab Mahat’rang
Hanya Tuhan saja, lain tiada lagi
Yang Mahakuasa Mahasucilah

Suci, suci, suci,
Allah Mahatinggi
Seg’nap makhluk langit, laut, bumi puji Hu
Suci, suci, suci, Arrahman Arrahim
Kasih-Nya Mahatinggi dan besar

Minggu, 22 Maret 2015

Kisah Inspirasi (Wong Sugi)

Kekuatan di hidupku
Ku dapat dalam Yesus
Dia tak pernah tinggalkanku
Setia menopangku
Berseru, berharap dalam Yesus

Reff:

Ajaib kau Tuhan, penuh kuasa
Sanggup pulihkan keadaanku
Dalam tangan-Mu, s'luruh hidupku
Tak akan goyah selamanya 


Syalom saudara-saudari yang Tuhan saya kasihi dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus. Mungkin kalian pernah mendengar pujian diatas. Bersyukur pada Tuhan kita Yesus Kristus yang telah memberikan kesempatan bagi kami Jemaat GKII Eklesia Sikumana – Kupang(Nusa Tenggara Timur) mendengarkan kesaksian yang sangat luar bisa dari kuasa pujian tersebut.

Pak Wong Sugi adalah seorang hamba Tuhan dari Medan, beliau sangat diberkati oleh pujian tersebut. Ia datang ke Kupang bersama TIM Medis dari Hongkong untuk melakukan pelayanan di Kota Kupang. Banyak pengalaman hidup serta kesulitan yang ia alami. Ia hidup dalam lingkungan kehidupan keluarga yang bercukupan dan ia juga sangat pintar. Sejak kecil ia sudah bisa menghasilkan uang sendiri dan ia selalu mendapat beasiswa hingga ia mendapat gelar master. Ia juga mendapat lulusan terbaik dan termuda dan menjadi peringkat ke-7 sebagai seorang berprestasi di seluruh Indonesia. Keadaan itu membuat ia sombong, ditambah lagi ia mendapat gaji yang sangat besar dari pekerjaannya di perkebunan kelapa sawit yaitu $ 5000 atau sekitar 60an juta rupiah perbulan. Pada saat Tuhan memanggil dia untuk melayani, ia meninggalkan semuanya dan terus melakukan pelayanan.

Suatu ketika cobaan yang sangat besar datang menghampirinya. Kakinya terasa sakit dan saat diperiksa di rumah sakit ternyata ia divonis terkena kanker tulang staduim 4 dan hidupnya tinggal 3 bulan lagi. Dengan perasaan yang tidak percaya ia pergi ke rumah sakit yang lain tapi ia tetap saja mendengar hal yang sama. Ia terus mencoba dengan pergi memeriksanya ke rumah sakit di Malaysia namun sayang jawaban yang sama yang ia dengar dan hidupnya tinggal 2 bulan lagi. Ia pun pergi ke Singapura untuk memeriksa dan hal yang sama ia dapati. Mendengar kabar itu, temannya yang berada di Australia menyuruhnya kesana karena ada seorang dokter di sana yang melakukan pelayanan sosial. Tapi ia hanya bisa menjawab : “saya tidak bisa kesana karena uang saya sudah habis”. Namun berkat Tuhan selalu ada untuk orang yang berharap dan bersandar padaNya. Temannya mengirim tiket agar ia bisa pergi ke Australia.

Tinggal 28 hari lagi sisa hidupnya, itu waktu yang dihitungnya saat ia sampai di Australia. Disana ia hanya duduk diatas kursi roda karena penyakitnya yang sudah semakin parah. Dalam kegelisahan ia terus merenung dan suara Tuhan bertanya dalam hatinya. “Apa yang sering kamu katakan kepada orang-orang sakit yang kamu layani?”. Ia menjawab : “ Teruslah berdoa, bersabar dan mengucap syukur senantiasa”. Tuhan berkata : “kalau begitu ucapkan kata-kata itu untuk dirimu sendiri”. Ia merasa hal tersebut sangat sulit ia lakukan. Dengan keadaan seperti itu juga ia menyadari bahwa, terlalu mudah mengatakan kata-kata penghiburan pada orang lain tapi saat kita mengalami penderitaan kata-kata itu sulit kita ucapkan untuk diri sendiri. Suatu ketika ia merasa kakinya sangat terasa sakit seperti ada yang memutar kakinya dan dalam kesakitan itu ia hanya bisa berseru “BAPA, ENGKAU SANGAT BAIK”. Dan hal itu ia menyadari bahwa ia sedang bersyukur dengan masalah yang ia alami saat itu. Ia pun merasakan lawatan Tuhan yang sangat luar biasa. Ketika ia diperiksa kembali oleh dokter disana ia dinyatakan negatif dari penyakit yang ia alami. Dokter yang merawatnya di Australia pun merasa heran dengan hal ini, mereka berpikir bahwa Pak Wong Sugi melakukan praktek okultisme agar memindahkan penyakitnya ke hewan atau hal lainnya. Karena Pak Wong Sugi bisa sembuh hanya dalam 3 hari pada saat ia dirawat di Australia. Tapi ia hanya bisa berkata bahwa “YESUS yang menyembuhkan dan YESUSlah yang saya sembah”. Dokter yang merawatnya pun bertobat dan kini mereka menjadi pelayan-pelayan Tuhan dan melakukan pelayanan medis diseluruh dunia tanpa menerima uang satu sen pun.

Setelah ia kembali ke Indonesia, ia pergi ke Bali dan ditemani suara gelombang laut, ia berjalan di pinggir pantai sambil merenungkan kasih Tuhan dan pada saat itu pula ia mendengakan simfoni lagu tersebut.

Ia berkata bahwa “kita boleh mencari uang sebanyak-banyaknya tapi jangan gila harta”

Motto :
Masalah ku biasa-biasa saja, tapi YESUSKU LUAR BIASA



TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEMUA

Minggu, 15 Maret 2015

Puisi Paskah

TELADAN


Mereka datang,

Banyak prajurit kini datang menyergap
Sang pendusta pun ikut mendekat
Ketakutan pun semakin mencekam

Dengan ikhlas Ia menyerahkan DiriNya
TubuhNya dicambuk
Lambung tikam
KepalaNya dimahkotai duri
Namun piala tetap diminumNya

Tubuh
Nya terpaku dan disalib
Badan
nya dihujam tombak
Namun
semuanya harus diterima olehNya

Meski berjalan dengan tertatih-tatih
memikul salib yang amat berat
Siksaan dan derita yang Ia alami
Hanya untuk menebus dosa-dosa umat manusia

MENEBUS DOSA KITA

Tubuh yang penuh luka
Darah yang terus mengalir karena disiksa
Kesakitan yang Ia rasakan
Untuk menebus dosa kita umat manusia

Ia menderita,
tapi Ia tidak membalas
Ia tersiksa,
tapi Ia mengampuni

Meski tubuhNya dicambuk
LambungNya ditikam
Tangan dan kakiNya dipaku
Tapi semuanya untuk menebus dosa kita 
Umat manusia
  

PENGAMPUNAN

Sang Putra yang dikasihiNya
Harus Ia berikan,
Disalib itu Ia berseru
“Bapa, Bapa, Mengapa Kau tinggalkan Aku?”

Pengorbanan yang begitu agung
Pengorbanan yang begitu mulia
Disiksa,
Dicambuk,
dan disalibkan
Semuanya Ia terima

Banyak olokan
Banyak caki maki yang Ia terima
Tak sedikitpun Ia menoleh dan membalas
Namun Ia hanya berseru :
“Ya, Bapa ampunilah mereka, karena mereka tak tahu apa yang mereka perbuat”


TAAT

Dalam gelap malam Ia berdoa
Di taman itu Dia menangis
Kesedihan yang amat dalam
Menunggu kesakitan yang akan menerjang

Taat dan setia
Itulah yang Ia lakukan
Walau sakit akan terasa
Ia bersedia menerima semuanya

Dihina dan dan disiksa
Namun pengampunan yang Ia berikan
Ada hujatan dan ada tangisan
Semuanya itu diterimaNya
Karena menyampaikan kebenaran yang sebenar-benarnya


Semoga Berguna & Tuhan Yesus Memberkati


Buat teman-teman yang ingin download gambar-gambar ilustrasi buat mengajar sekolah minggu klik disini